Setelah bersyukur karena hujan turun, ternyata cobaan untuk warga Lamongan belumlah berakhir. Panasnya musim kemarau semakin menjadi. Meskipun tidak seberat pada bulan Ramadhan kemarin, ya iyalah sudah boleh minum sepuasnya. Tapi karena air di desa saya keluarnya sangat kecil sekali hingga terkadang saya kasihan dengan pompa air elektronik (kata kebanyakan orang SANYO, meskipun pompa air merknya bukan SANYO), yang seringkali diperkosa paksa untuk menyala dari subuh hingga jam 12 siang, tapi kamar mandi tidak penuh-penuh. Berbeda dengan di Jombang waktu mudik kemarin, air sangat melimpah. Dengan pompa air manual alias pompa air tangan saja air mengalir dengan derasnya, padahal hanya dibor kurang dari 5 meter saja. Benar kata petugas BMG yang tertulis di detik, bahwa musim hujan belum waktunya.
Oh iya postingan saya tentang SIMPUSTRONIK menarik perhatian petugas SIMPUS di Kabupaten Klaten. Maaf buat mas Jojok, saya belum sempat membalas sms dari anda. Lain kali saya akan tulis pengalaman mengimplementasikan SIMPUSTRONIK Kabupaten Ngawi di Puskesmas se-Kabupaten Lamongan di blog ini, baik troubleshooting maupun kelebihannya. Agar dapat dibaca semua pengguna SIMPUSTRONIK dari kabupaten Ngawi ini.
6 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.
hehe.. gak papa kok, saya maklum panjenengan pasti lagi sibuk berat. saya tunggu postingan anda..o iya saya pecinta puskesmas, kebetulan bukan petugas puskesmas hehe…
btw, kapan touring bareng Jupiter MX nya sama Scorpio saya. sesama Yamaha ninggalin yang lain saja.. saya masih mimpi pingin ngulang tour saya ke Bromo dgn motor. thn 92 pernah kesana, make Yamaha Alfa..
maaf malah ganti topik
hiks bener, sibuk berat.. di sini KKN (Kuliah Kerja Nikah).. Kuliah banyak tugas bikin makalah, Kerja laporan beberapa bulan belum selese, Nikah anak masih kecil jadi lebih sering momong anak pas di rumah..
Untuk turing, kalo pas liburan kuliah aja..
Alhamdulillah dah komplet toh, lha saya masih Kejar Kejar Nona
surabaya, kembalii… ehm . . “panas” . bukan “sangat panas” . hhe
Lamongan panas tapi masih dekat pantai mas, masih ada angin sepoi2 nya. kalau ngawi : …. dah panas jauhdari pantai jadinya umob…. (he..he..he..) Aplikai Simpust nya dah di oprek sejauh mana mas.?? dari Madiun dah diubah, struktur db nyasama, database nya pake mysql , frontend pake vb. Kalo bondowoso lagi mencoba db nya ms acces, frontend berbasi web pake phprunner.
Mau mencoba juga…???
Simpustronik lamongan silakan klik http://m-kurniawan.com/perkembangan-simpustronik-di-kabupaten-lamongan.html