Sejak awal Januari 2009 sampai pertengahan bulan Maret 2009 ini pemasangan jaringan pada 12 Puskesmas yang mendapatkan komputer bantuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan telah 80% rampung. Tim SIMPUSTRONIK sebenarnya banyak, tetapi kami generasi muda terdiri dari saya Mochammad Kurniawan dari Puskesmas Sukodadi, Mas Joko Andriyanto dari Sie Data dan Informasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dan Mas Sumarji Wahono dari Puskesmas Sumberaji sering turun ke Puskesmas-puskesmas untuk memasang jaringan. Terkadang Pak Nasir, Kepala Seksi Data dan Informasi dan Drg. Agus, Dokter Gigi Puskesmas Sumberaji juga turun ke lapangan untuk membantu.
Pertama kali pemasangan di Puskesmas Mantup kami mengalami masalah dengan tidak terkoneknya komputer server dengan komputer-komputer client. Jadi simpustronik tidak bisa berjalan untuk beberapa waktu. Setelah itu Puskesmas Glagah yang juga tidak bisa konek ke komputer KIA. Sampai sekarang untuk Puskesmas Glagah masih belum bisa kami kunjungi ulang. Setelah mendalami jaringan dan membuka-buka buku tentang jaringan, akhirnya kami sepakat untuk membuat kabel UTP secara standar yaitu orange putih-orange-hijau putih-biru-biru putih-hijau-cokelat putih-cokelat. Alhamdulillah dengan susunan kabel di atas kami bisa memasang jaringan di 10 Puskesmas lainnya tanpa masalah.
Pada awalnya kami curiga jarak yang terlalu jauh sekitar lebih dari 20 meter bermasalah pada jaringan. Setelah memakai kabel dengan susunan standar, ternyata pada Puskesmas Modo dengan panjang sekitar hampir 40 meter tidak ada masalah berarti. Kami hanya memasang kabel jaringan di bawah saja, tidak menaikkannya ke tembok. Karena lokasi Puskesmas di Kabupaten Lamongan jaraknya jauh-jauh. Jadi kami hanya punya waktu sehari saja, sebab seperti biasa pada awal tahun banyak sekali Laporan menumpuk.
Pada awal Pebruari 2009 diadakan pelatihan untuk 12 Puskesmas yang mendapatkan komputer dan pengenalan SIMPUSTRONIK untuk Puskesmas lain yang tidak mendapatkan komputer. Saat ini puskesmas yang benar-benar menjalankan sekitar 5 puskesmas.
3 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.
maju terus mas, ditunggu cerita simpus nya
Mohon untuk di monitor dan dievaluasi terus..supaya simpustronik merupakan gerakan yang bersifat terencana dan terus – menerus dgn kata lain bukan gebrakan sesaat atau bersifat sementara.
@H. SUMARDI: Iya, saya dan petugas SIK Lamongan masih tetap selalu berkoordinasi kok… Insya Allah beberapa bagian akan diubah sesuai dengan ciri khas kabupaten lamongan